Minggu, 23 Februari 2013
Seminggu setelah acara lamaran Aa Galih ke rumah, belum direncanakan kapan kepastian kunjungan balik dari keluarga saya ke rumahnya. Saat itu adalah saat-saat yang mendebarkan untuk Galih dan keluarganya, katanya sih. Padahal saat itu justru saya sedang santai-santainya. Hahaha, ternyata seru juga bikin Galih penasaran dan ketakutan gitu.
Malam hari setelah sholat Isya', saya sekeluarga bersama beberapa oom akhirnya melakukan perjalanan ke kecamatan sebelah. Sesampainya di rumah Galih, dia sudah menunggu di depan rumah bersama orangtua dan para pakdhenya. Ekspresi wajahnya tidak bisa saya gambarkan, antara tegang dan harap-harap penuh kepastian, sementara saya cengengesan saja. :D
Basa-basi sebentar, ayah saya akhirnya berkata..
"Mengenai apa yang telah disampaikan seminggu yang lalu tentang keluarga Galih yang telah melamar Sarah, malam ini kami sekeluarga datang ke sini untuk bersilaturahmi juga memberikan jawaban. Setelah meminta petunjuk dari Allah swt, insha Allah saya ikhlas untuk menjodohkan Sarah dan Galih menuju ikatan pernikahan."
Serempak terdengar "Alhamdulillaaahh" dari keluarga Galih. Ayahnya juga sempat berkata bahwa dia dan Galih seminggu ini makan tak nyenyak tidurpun tak nikmat. Hahaha :')))
Seharusnya memang di acara lamaran maupun kunjungan balasan adalah sekaligus penentuan tanggal pernikahan. Namun karena adanya lain dan suatu hal, tanggal pernikahan kami baru akan diputuskan beberapa bulan ke depan, sedangkan rencananya adalah di bulan syawal 2014. Insha Allah.
Setidaknya masih ada cukup waktu untuk mempersiapkan keribetan pernikahan yang sama sekali belum dicicil ini. Nantikan laporannya dalam tulisan-tulisan setelah ini!
Udah lega kan a'? Yess, we do. :)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar